Tiga hari terakhir aku tengah
mengalami siklus bulanan cewek. Haid. Semua cewek normal pasti mengalaminya. Dan
kalian pasti tau gimana rasanya nyeri haid.
Well, aku bukan mau ngebahas
about nyeri haid. But, aku mau sharing pengalaman aku aja barang kali bisa jadi
pelajaran buat para pembaca.
Dari kecil, aku punya kebiasaan
mual sampai muntah kalo telat makan. Dalam kata lain, gampang masuk angin. Dan menginjak
remaja, kebiasaan itu bukan hilang tapi malah tambah parah. Malah timbul
gelaja-gejala maag berupa mual, perut kembung, nyeri di bagian lambung, dan
akan terasa sakiiit bila diisi makanan. Itu yang pertama.
Lalu, ada lagi ‘penyakit baru’
yang menyerangku di usia emas ini. Anemia atau kurang darah atau orang-orang
biasa menyebut darah rendah. Padahal anemia dan darah rendah itu beda lho. Anemia
adalah keadaan di mana jumlah sel darah merah berada di bawah normal. Sementara
darah rendah adalah kondisi tekanan darah seseorang yang di bawah normal. Beda lho
jumlah sel darah sama tekanan darah. Lalu yang aku derita? Kedua-duanya.
Berikut hal-hal yang sering aku
rasakan :
Sehabis duduk, jonggok, atau tiduran
dalam waktu cukup lama akan pusing jika berdiri.
Kalo kelewat waktu makan maksimal
dua kali akan timbul gejala pingsan ( pusing, kepala terasa berat, lemas,
keringat dingin mengalir, suara-suara seakan menjauh, pengelihatan kabur, mata
berkunang-kunang, dan dalam hitungan menit sekeliling terlihat semakin gelap,
apabila sudah samapi pada taraf yang terakhir akan ada dua kemungkinan. Pertama
pingsan, kedua bertahan hingga satu jam tanpa asupan makanan).
Tidak bisa bertahan lama di bawah
terik matahari (contoh: upacara)
Sering terlihat pucat karena
kurangnya trombosit dalam darah.
Itu tadi perihal anemia. Lalu sekarang
beralih pada masalah sebelum anemia. Gejala-gejala maag yang mugkin bukan aku
seorang yang mengalaminya.
Telat makan, lambung nyeri.
Makanan terlalu masam, lambung
perih.
Ketidaknyamanan yang amat sangat
pada perut bagian kiri atas.
Apabila perut dipukul pelan,
bunyinya dung dung dung. Tetapi hanya di bagian kiri atas.
Perut sakit apabila tubuh
membungkuk.
Itu baru gejala maag akut. Maag akut
adalah maag yang menyerang tiba-tiba dan rasanya ... emang sakit sih. Untuk mengatasinya
aku biasa minum obat maag. Apabila pada suatu keadaan terpaksa harus telat
makan, aku akan minum obat maag sepuluh menit sebelum makan di waktu makan berikutnya.
Lalu untuk mengatasi anemia, jangan
makan sedikit. Makan yang banyak dan yang bergizi, agar nutrisi yang dibutuhkan
oleh tubuh terpenuhi paling tidak sebagian besar. Bila perlu minum suplemen
penambah darah dan multivitamin untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
That's all. ^_^
That's all. ^_^
No comments:
Post a Comment