Categories

December 13, 2011

Blue and I


Biru Lagi, Biru Lagi, Lagi-Lagi Biru

Entah kebetulan atau memang sudah rencana Tuhan. Hidupku selalu dikelilingin oleh warna biru. Atau aku hanya peka terhadap warna biru? Entahlah. Yang aku tahu, aku sering sekali bertemu warna ini.

Mulai dari langit pagi ketika aku berangkat sekolah warnanya biru cerah.

Sepeda motor yang aku tumpangi setiap hari warnanya biru tua.

Background Microsoft Word ini juga berwanrna biru.

FaceBook yang setiap hari kubuka sudah pasti dekelilingi warna biru.

Tampilan baru blog-ku warnanya biru

Warna background Twitter pun tak luput dari biru.

Hand phone-ku pinggirannya dibalut warna biru.

Bahkan pada toots keyboard yang aku tempeli stiker pun, warna birulah yang selalu jadi perhatianku.

Adakah hubungan antara biru dengan aku? Apakah mungkin karena zodiakku aquarius? Lalu biru identik dengan air maka aku seperti punya ikatan dengan biru.

Bukan hanya itu rupanya. Aku dan biru, biru dan aku memang mempunyai suatu ikatan.

Biru itu tenang, aku pun orang yang tenang. Lebih banyak diam. Lebih sering stay cool dari pada rame.

Biru itu sedih, walau pun kelihatannya aku orang yang tegar tetaoi aku juga oerempuan biasa yang suka menangis dan tersentuh perasaannya. Aku juga peka layaknya manusia lain di dunia ini.

Biru itu damai, biru itu adem ayem tidak porak poranda. Sangat persis dengan karakter dan pembawaanku yan lebih suka berdamai dari pada bertriak-triak seperti orang yang lagi demo di depan gedung DPR.

Biru itu aku, aku itu biru.

Aku pernah membaca sebuah teenlit berjudul Miss. Blue. Teenlit itu menceritakan seorang cewek yang amat fanatik dengan warna biru hingga semua orang menjulukinya Miss. Blue. Semua barang-barangnya berwarna biru.

Aku pun punya angan-angan. Suatu saat nanti, aku ingin mengecar rumahku dengan full biru. Baik itu dindingnya, lantainya, perabotnya, bahkan atapnya pun aku kubuat warna biru. Saat ini untuk mengecat kamarku saja sepertinya kendalanya banyak sekali. Untuk mewujudkan mimpiku itu, aku butuh kerja keras dan usaha untuk mewujudkannya.

Miss. Blue, wait me ...

No comments:

Post a Comment