Categories

December 24, 2011

Dapat Ranking Lagi

Di ruangan sumpek itu tampak wajah-wajah keleleran. Sebagian dari mereka ada yang terlantar di emperan. Sungguh, bagaikan korban bencana saja bocah-bocah kelas sepuluh lima. Mereka sengaja datang pagi. Karena berdasarkan pengumuman kemarin, raport akan dibagikan hari ini. Tetapi tidak dengan diriku, aku kesiangan. Hahaha.. basi ya? Aku nonton film sampai pukul 2 pagi.

Pukul 8 aku baru bisa membuka mata. Segera mandi dan bersiap ke sekolah. Perut yang keroncongan pun terpaksa kuacuhkan. Kukira, raport telah dibagi tapi ternyata sesampainya di sekolah pemandangan lesu yang kudapatkan. Bercengkrama menjadi sebuah pilihan untuk membunuh waktu. Hingga aku tersadar, perutku sedari tadi mengamuk. Bila tak segera diatasi bisa fatal akibatnya (pingsan). Oh no!

Dari luar, kantin terlihat ramai. Untunglah tidak ada kakak kelas di situ, melainkan hanya teman seangkatan. Biasanya ada dua kantin yang buka, tapi kali ini hanya satu. Kantin Mak Nyak. Makanan yang dijual pun seadanya. Seperti tak ada niat berjualan. Padahal ada banyak siswa-siswi yang kelaparan. Mungkin bu kantin takut rugi karena hari ini pulang pagi. Hhh, ya sudahlah.

Tak berapa lama, Pak Ari selaku wali kelas X-5 datang membawa setumpuk raport bersampul biru. Serentak teman-teman duduk manis di bangkunya masing-masing. Pak Ari mulai memanggil nama kami satu persatu ke depan. Sebelum raport dibawa kami harus tanda tangan terlebih dahulu plus dinasihati. Bla.. bla.. bla..

Hampir semua temanku sudah dibagi raportnya. Tapi namaku tak kunjung disebut. Aku panik luar biasa. Sepertinya jantungku berdegup seratus kali lebih cepat dari biasanya. Berkali-kali aku jongkok berdiri, juga mondar-mandir layaknya setrika.

Tiba-tiba Pak Ari berkata, “Nah, sekarang tinggal yang sepuluh besar.”

Aku tertegun, sepuluh besar? Mungkinkah namaku masuk daftar itu sehingga sedari tadi belum dipanggil juga?

Benar saja, setelah beberapa nama akhirnya namaku disebut juga. Aku masuk sepuluh besar. Aku peringkat ketujuh. Aku kaget. Aku bingung hendak berkata apa. Mulutku menganga. Aku benar-benar tidak menyangka. Setelah tiga tahun lamanya namaku tenggelam dari daftar sepuluh besar, kali ini namaku berhasil masuk. Ya Allah, alhamdulillah...

Aku benar-benar bersyukur. Terlebih ketika tahu, bahwa penentuan jurusan ada pada semester depan. Itu artinya aku masih punya kesempatan untuk masuk IPA. Alhamdulillah.. tak henti-henti kata itu terlontar.

Dan inilah daftar sepuluh besar di kelas X-5:

Amala
Reysy
Gyra
Iluth
Fauzan
Desi P
Aku
Ardan
Ageng
Mela
\
Well, semoga ini menjadi sebuah awal yang baik buat perjalanan karierku. Amin..

No comments:

Post a Comment