Categories

December 19, 2011

Hanya Mengandalkan Ingatan


Ulangan Akhir Semester (UAS) mungkin menjadi momok bagi sebagian pelajar. Terlebih bagi mereka yang senang menerapkan sistem belajar wayangan, yaitu hanya belajar pada malam hari sebelum ulangan. Tetapi tidak demikian dengan mereka yang setiap hari belajar secara rutin. Mereka menyerap meteri sedikit demi sedikit setiap harinya. Saat UAS datang, tinggal me-review ingatan saja. Lebih ringan memang, tetapi sulit. Karena butuh ketelatenan dan kesabaran yang tinggi.

Ada lagi tipe pelajar santai yang masa bodoh. Mereka yang termasuk dalam golongan ini tidak pernah merasa panik saat UAS di depan mata. Mereka pun tidak pernah belajar setiap harinya. Mereka benar-benar tidak peduli dengan pelajaran. Bagi mereka sekolah hanya sekedar rutinatas sehari-hari. Lalu adalagi tipe moody, mereka ini sangat bergantung pada mood atau suasana hati. Belajar bila ingin, masa bodoh bila bosan, dan cuek bila malas.

Aku sendiri ada pada golongan terakhir. Karena aku akui memang aku orang yang sangat mood. Seperti malam sebelum ulangan kimia dan sejarah. Entah mengapa aku benar-benar bosan dengan UAS yang telah aku jalani. Aku benar-benar malas membuka buku. Aku pun menghabiskan waktuku dengan nge-blog, browsing, serta main game. Aku sama sekali tidak belajar mempersiapkan ulangan. Karena apa? Aku nggak ada mood untuk belajar.

Esoknya, dewi fortuna bersamaku. Soal kimia lumayan mudah, menurutku. Karena selama satu semester aku selalu les di rumah guruku seminggu sekali. Dan memang sejak awal aku menyukai pelajaran ini. Pada hari-hari sebelumnya aku memang sering membuka catatan-catatanku untuk sekedar mengingat-ingat. Alhasil, ingatanku lumayan tajam. Syukurlah.

Sejarah pun demikian, mood benar-benar menjadi pengendali belajarku. Ada mood saja belum tentu aku mau membuka buku sejarah. Tapi untuk pelajaran yang satu ini memang banyak faktor yang membuatku malas. Diantaranya: materi yang terlalu banyak, objek yang dipelajari bersifat abstrak, dan yang terakhir.. emm.. gurunya. Hehehe ... Gurunya sudah senior. Sudah tentu pengalaman mengajarnya sudah puluhan tahun. Jadi, agak.. mmmm.. jadul.

But, over all semua soal berhasil aku jawab. Baik itu soal essay maupun pilihan ganda. Alhamdulillah deh, untung banget tempat dudukku dikelilingi anak-anak pintar. Walaupun paling depan, but strategis. Hmmm ... 

^_^

No comments:

Post a Comment