Categories

December 14, 2011

Cipar-Cipar Jahannam



Cipar adalah toge yang masih kecil-lecil. Biasanya ditaburin di soto atau rawon. Tapi untuk anak SMA I cipar adalah sebutan untuk not balok pada pelajaran seni musik karena bentuknya yang mirip.


 
ini cipar


Nah untuk mapel ulangan hari ini adalah bahasa Inggris dan seni musik. Pelajaran pertama sih aku santai. Toh, dari tahun ke tahun model dan tipe soal bahasa Inggris tak pernah berubah. Kalo nggak menjawab pertanyaan berdasarkan bacaan ya melengkapi kalimat rumpang atau menyusun kalimat or paragraf.

Ulangan seni musik pun sebenarnya sudah dipermudah karena siswa diperbolehkan membuka buku catatan. Tapi rupanya itu bukan berita baik yang berarti. Walaupun catatan sudah di depan mata, tetap saja sulitnya setengah mati.


ini not balok


Tadi itu soalnya adalah mengubah lagu dalam not angka ke dalam not balok. Yang bernomor genap mengubah ke Do=G sedang yang ganjil Do=F. Aku bernomor ganjil, 23. Lembar jawaban sudah bergaris-garis jadi nggak usah repot-repot membuat paranada. Oke, pensil siap, penghaspus siap, penggaris siap, buku catatan stand by. Bismillah..

Aku mulai mengerjakan. Ketika sudah sampai pada baris ketiga, aku kaget bukan main. Aku salah. Yang aku buat bukan Do=F tapi Do=E. OMG! Terpaksa deh, semuanya aku hapus dan mulai dari awal. Waktu sudah berjalan tiga puluh menit ketika aku melakukan kecerobohan itu. Aku ulangi lagi dari intro. Insyaalloh kali ini benar.

Ketika waktu tinggal setengah jam, kehebohan kecil terjadi di antara teman-teman. Ternyata yang ditulis hanya baris paling atas saja. Tiap bait ada empat baris not-not, dan ternyata hanya baris yang paling atas doang. Oh my gosht. Salah kaprah atuh ini mah. Tapi bodo ah, terusin aja. Akhirnya aku teruskan sampai selesai. Walaupun caraku mengerjakan tidak urut dan runtut melainkan lompat sana-sini yang penting kelar. Bahkan aku pun sudah lupa lagu apa tadi yang aku kerjakan.

Bersama Rindi, aku pun keluar dari ruangan itu sebelum yang lainnya. Hmmm, dasar cipar-cipar jahannam. Aku cinta sekali sama kalian, sampai aku ingin memenggal kepala si pembuat soal. Eh, emang yang bikin sapa ya?? Uupss, maap deh emosi. Hihihihi...

No comments:

Post a Comment