Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku kali ini.
Bingung dengan maksudku? Oke, langsung sajalah. Jadi gini, kemarin aku ulangan
Biologi. Walaupun sebelumnya aku sudah belajar semkasimal mungkin, tapi ternyata soalnya
suliiiiiiiiitttttt bukan main. Aku shock ketika membuka soalnya. Aku bingung. Aduuuhhh,
mampuss nih, batinku. Soalnya benar-benar sulit.
Ketika
petugas pemencet bel telah melaksanakan tugasnya, aku benar-benar bingung. Ada empat
puluh soal pilihan ganda dan lima essay. Waktu mengerjakan dari pukul tujuh
tiga puluh sampai pukul sembilan. Akhirnya aku berdoa dalam hati (karena kalau
berdoa dengan berucap malah bikin ramai dan dimarahi pengawas, hihihi) “Ya
Alloh, tolong berikan petunjuk-Mu. Tolong bantu hamba-Mu yang bodoh ini. Tolong
jernihkan otakku ya Alloh. Tolong berikan kelancaran pada hamba-Mu ya Alloh.
Hanya pada-Mu aku berharap dan menggantungkan nasib. Amien.
Bismillahirromanirrohiim..
Aku
membaca soal nomer satu, bla bla bla bla. Aku berpikir, ada satu jawaban yang
aku yakini benar. Sebelum menghitamkan jawaban pada lembarannya aku membaca Al-Faatihah
terlebih dahulu. Barulah aku jawab.
Lanjut
ke nomor dua, aku membaca basmalah sebelum membaca soal. Lalu membaca Al-Faatihah
sebelum menghitamkan jawaban. Aku melakukannya pada semua soal. Jadi, aku sudah
membaca basmalah dan Al-Faatihah kurang lebih empat puluh lima kali selama ulangan.
Alhamdulillah aku dapat mengerjakan soal-soal yang sebelumnya kukira tak bisa
kujawab. Bahkan soal essay pun kujawab semua. Walaupun aku tidak tahu apakah
jawabanku nanti benar. Yah, yang penting aku sudah berusaha semampuku. Masalah hasil
biar nanti sajalah. Aku sekarang hanya bisa pasrah dan berdoa. Yang jelas aku
tak akan berhenti mengucapkan syukurku kepada satu-satunya Tuhanku yang Maha
Baik. Trimakasih ya Alloh. Alhamdulillah yah ...
No comments:
Post a Comment