Categories

December 13, 2011

4th Day of The Test


 
Aku baru aja balikin piring ke dapur. Beberapa menit yang lalu atau bahkan sudah sekitar satu jam yang lalu aku berhasil menghabiskan satu piring nasi, sayur, dan lauk pauknya. Hal biasa mungkin, tapi luar biasa bagiku. Mengingat dari kemarin malam aku nggak punya nafsu makan sama sekali. OMG?! Parah! Seorang pecinta makanan kayak aku bisa sampek kehilangan selera makan.

Yah, penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah haid yang menyebabkan perutku tidak nyaman. Kembung dan terasa penuh. Ditambah rasa mual dan ingin muntah. Jadi deh, semalam cuma minum segelas susu coklat (gelas gede sih). Dan tadi pagi pun hanya minum secangkir susu coklat (lagi) untuk bekal aktivitas hari ini. Sungguh, perbekalan yang buruk.

Padahal, hari ini masih dalam rangka Ulangan Umum Semester I. Mapel for today, there were math and Javenese Culture. Sekarang namanya bukan Bahasa Jawa, tetapi menjadi Budaya Jawa. Nggak tau tuh siapa yang ganti.

Yang aku rasakan saat mengerjakan matematika adalah ingin pingsan. Bukan karena tak kuat akan sulitnya soal. Tapi karena aku belom sarapaaaann. Aaarrrrgggghhhh! Lemess! Lagian, aku nggak ngerti kok sama pelajaran yang satu ini. Sepertinya nggak ada satu bab atau bahkan subbab yang benar-benar aku mengerti.

Kenapa yah? Padahal pas kelas enam SD matematika menjadi sahabat bagiku. Tapi pas SMP sampai SMA dia bagai musuh dalam selimut. OMG! Bahkan ketika selesai ulangan, dan teman-temanku asyik membahas soal aku hanya bengong. Melongo bagai sapi ompong. Nggak ngerti apa yang mereka omongin. Mereka ngomongin rumus-rumus dan bagaimana perasaan mereka ketika berhasil memecahkan soal nomor 16.

Aku saja tidak tahu, soal nomor 16 itu yang kayak apa. Well, aku emang nggak se-idiot yang kalian bayangkan kok. Dari 20 nomer pilihan ganda dan 5 nomer essay tadi yang bisa aku kerjakan dengan murni pemikiranku sendiri sekitar 40%. Sisanya?? Hmmmh, nggak usah lah aku bocorin. Toh, selama kalian anak sekolahan yang nggak kuno. Baca: KUNO. Kalian pasti tau gimana caraku menyelesaikannya.

Ah, persetan dengan metematika. Apapun hasilnya nanti, berapapun nilaiku yang jelas aku pasti HER. Nilaiku tidak mungkin memenuhi standar untuk mapel yang satu ini. Ulangan harian pertama aku dapat 60, UTS dapat 35, dan ulangan semester nanti berapa yaaa???

Lanjut, pelajaran berikutnya. Aku bersyukur, benar-benar bersyukur. Tidak sia-sia aku tertarik pada dunia pewayangan. Tidak sia-sia aku hafal keluarga Pandhawa. Tidak sia-sia juga aku tidak belajar sebelumnya. Hehehehe...

Benar-benar mujur nasibku. Ada juga soal membuat silsilah Pandhawa dan Kurawa dimulai dari begawan Abiyasa. Tidak sia-sia juga sewaktu SMP aku pernah meminjam buku tentang perang Mahabharata. Syukurlah ..

No comments:

Post a Comment