Categories

December 5, 2011

ENJOY YOUR LIFE !



Aku berhasil sarapan walaupun lupa minum susu. Satu keberhasilan yang patut diacungi jempol. Aku pun nggak terlambat walaupun datang siang. Tapi satu kebodohan yang aku lakukan, lupa bawa dompet. Sebenarnya aku bawa lima  ribu, tapi terlanjur aku pakai beli pulsa. Itu pun masih kurang seribu. Jadi deh ngutang Yeyen seribu.

Fisika, alhamdulillah lesku nggak sia-sia. UTS-ku nilainya 70,75. Lumayan, banyak diantara teman-temaku yang masih di bawah 50. Bahkan Reysy yang segitu pintarnya dapat 60an. Fauzan paling tinggi. Entah delapan puluh berapa dia. Belum habis pelajaran, datang petugas Puskesmas mengecek kesehatan siswa-siswi kelas X. Gigiku baik, mataku normal, tapi kata petugas telinga kiriku kotor. Ah yang benar? Sampai rumah langsung aku bersihkan. Aku nggak menemukan kotoran yang bisa menyumbat lubang dan menggaggu pendengaran tuh. Ah, mata petugasnya aja kali yang kurang cling.

Ulangan matematika jadi dilaksanakan. Setengah jam sebelum start, teman-temanku heboh. Mereka
bingung. Lari ke sana, lari ke sini. Berusaha belajar, walau dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Begitulah pemandangn kelasku. Tapi aku? Nggak ada sedikitpun materi yang nyangkut di kepalaku. Jadi buatku, belajar nggak belajar sama saja. Males banget buka buku, orang isinya angka-angka yang nggak dipahami doank. Jadi, nyantai aja lah.

Pak Amhad datang. Soal ditulis di papan. Dari total 15 nomer essay, hanya 5 nomer yang positif bisa aku
kerjakan. Lainnya, ngawur. Saat bel berbunyi, sekitar 5 nomer yang belum aku isi. Bodo amat ah. Males mikir. Toh aku tetap akan her juga kok. Di sinilah kekosongan itu benar-benar terasa. Hambar sekali rasanya. Aku benar-benar tak peduli dengan pelajaran ini. dan tak ada sedikitpun niat untuk bisa. Tak ada. Sama sekali. Aku benar-benar tidak peduli. Mau dapat 0, 10, 20, 30, masa bodoh.

Kepalaku yang berdenyut karena bergelut dengan angka-angka pun seaakan hanya angin lalu. Tak sedikitpun aku pusingkan. Nah, baru ketika jam kesenian aku merasakan pusing. Ini gara-gara sulitnya menyusun not baloh di komputer. Belum selesai satu lagu, bel pulang berbunyi. Pasrah deh bagaimana nilaiku nanti.

Pukul empat nanti harus ke sekolah lagi. Ada pelajaran tambahan. Fisika yang tadi terpotong dilanjutkan sore ini. Fisika, oh fisika. Anak yang berminat ke IPA pasti semangat sekali. Tapi aku enggak. Aku sih mengalir saja. Bisa masuk IPA ya alhamdulillah, kalaupun nggak bisa dan harus ke IPS juga nggak masalah. Hidup ini dibawa santai aja lah ..

No comments:

Post a Comment