Categories

November 23, 2011

PROTISTA



Protista merupakan suatu takson yang anggotanya bukan hewan, bukan tumbuhan, bukan jamur, dan bukan prokariot. Semua anggotanya merupakan organisme eukariot, mempunyai inti yang jelas dan organel yang dikelilingi membran. Respirasi terjadi secara aerobik.
Protista hidup bebas di laut atau air tawar, atau parasit di cairan tubuh atau jaringan makhluk hidup lainnya. Kingdom ini terdiri dari organisme tingkat rendah: protozoa, jamur lendir, dan jamur air (dulu termasuk fungi), dan ganggang.
Pada dasarnya kingdom ini mempunyai kesamaan struktur yang sederhana walaupun daur hidup, organisasi sel, dan pembelahan selnya sangat beragam. Anggotanya sebagian besar uniseluler, dan organisme multiseluler belum terdiferensiasi.
Secara umum kingdom ini dapat dibagi berdasarkan cara mendapatkan makanan:
a.       Fotoautotrof, yang dapat membuat senyawa organik kompeks dari bahan molekul anorganik dengan bantuan cahaya. Misalnya: Chlorophyta, Phaeophyta.
b.      Heteroautotrof, yang memerlukan makanan organik yang diperoleh dari lingkungannya dengan memakan organisme lain. Misalnya: Rhizopoda, Oomycota.

*      PROTISTA MIRIP-JAMUR
Protista mirip jamur tidak dimasukkan ke dalam Fungi karena struktur tubuh dan cara reproduksinya berbeda. Reproduksi jamur lendir mirip fungi, tetapi gerakan pada fase vegetatifnya mirip Amoeba. Meskipun tidak berklorofil, struktur membran jamur ini mirip ganggang.
1.       Mixomycetes (jamur lendir)
Jamur ini memiliki bebepara sifat yang mirip dengan jamur sejati. Struktur vegetatif jamur lendir disebut plasmodium, merupakan masa sitoplasma berinti banyak dan tidak dibatasi oleh dinding yang kuat.
Bagan siklus hidup  Myxomycetes: Cribaria
               Plasmodium dengan inti banyak    -->        Skeloetium
                       :
               Badan buah
                       :
               Spora (n)
                       :




              Myxoflagella
                        :
               Myxamuba (dikariotik)
                        :
               Myxamuba (2n)
Jadi ciri myxomycetes yang menyerupai fungi adalah pada waktu stadium badan buah sedangkan stadium vegetatifnya mirip protozoa (amoeboid). Tetapi perlu diketahui baik pada stadium miselium (pada waktu terbentuk badan buah) maupun pada waktu stadium vegetatif pada dasarnya strukturnya sama saja, yaitu senositik danmenunjukkan aliran sitoplasma. Walaupun pada stadium miselium aliran sitoplasma ini dibatasi dalam dinding buahnya.
2.       Oomycetes
Contohnya: jamur air (water molds), karat putih (white rust), dan embun tepung (downy mildew). Dulu oomycetes dimasukkan ke dalam jamur. Mereka bersifat heterotrofik, dengan cara parasit atau saprofit, yaitu mengambil makanan dengan cara memasukkan hifa ke dalam jaringan inang, mengeluarkan enzim pencerna dan kemudian mengisap larutan hasil pencernaan.
Reproduksi seksual melibatkan pembentukan anteridia dan oogonia di ujung hifa vegetatif. Jika anteridium bersentuhan dengan oogonium, menghasilkan saluran vertilisasi yang akan menembus oogonium dan menyediakan jalan bagi perpindahan inti. Pembuahan oosfer menghasilkan zigot yang berdinding tebal sehingga tahan terhadap cuaca panas ataupun dingin.


Phytophthora infestans, anggota kelas Peronospora, yang menyebabkan penyakit late blight pada kentang. Gejala pertama yang muncul berupa bercak kecil berwarna kecoklatan yang muncul pada daun. Bercak ini cepat menyebar dalam kondisi basah, sehingga seluruh tubuh tanaman berwarna coklat dan busuk. Akibatnya fotosintesis terhenti sehingga tidak ada makanan yang disimpan ke umbi akar.
Untuk mengendalikan penyakit ini, semua tanaman yang terinfeksi harus dibakar, dan hanya menanam umbi yang bebas penyakit. Daun tanaman dapat dihancurkan sebelum umbi dipanen. Jika terlihat gejala penyakit, tanaman harus disemprot fungisisda secara teratur.

2 comments: