Categories

May 9, 2011

Cewek Polos

Seorang pelajar SMP sebut saja namanya Tina, bertanya kepada salah seorang teman di sebelahnya, "Menurut kamu aku ini orangnya gimana?" Sang teman pun menjawab, "Kamu ini orangnya polos." Tina berpikir sejenak, polos? Maksudnya polos? Apa aku cupu? Norak? Katro? Ndeso? Kampungan? Polos itu bagaimana? Tina terus mencari-cari jawaban atas pertanyaannya. Bertanya pada ibu, dan jawaban ibu polos adalah apa adanya. Maksudnya apa adanya? Pakai baju ala kadarnya? Tidak mempersoalkan penampilan? Jawaban itu malah membuat Tina tambah bingung.

Hingga pada suatu hari, Tina bertemu seorang wanita cantik. Pakaiannya rapi, elegan, dan terlihat sangat intelek. Wanita itu dengan anggun menyapa Tina. Dan beberapa saat mereka berbincang.
"Melihat ABG jaman sekarang, sepertinya tidak ada lagi wajah-wajah lugu dan polos," ujar wanita itu.
"Memangnya wajah yang polos itu bagaimana?"
"Wajah dengan mimik tanpa dosa, sinar matanya tidak memancarkan kecurigaan, senyumnya tulus, pikirannya lugu tidak neko-neko."
"Benarkah seperti itu?"
"Tentu saja."
Dan si wanita pun berlalu. Kini Tina seorang diri menatap cermin yang bisu.
"Polos? Benarkah aku masih polos?"

Tina mengingat-ingat beberapa waktu yang lalu saat ia bertanya penilaian teman terhadap dirinya. Temannya bilang dia anak yang polos. Tetapi waktu itu Tina belum lah mengerti apa arti polos. Dan sekarang barulah ia menyadari bahwa ia memang anak yang polos. Ia tidak pernah menatap seseorang dengan tatapan curiga, ia selalu tersenyum tulus pada semua orang, dan ia kerap kali menampakkan mimik tak bersalah alian innocence.

No comments:

Post a Comment