Categories

October 27, 2011

Mulai Dari Awal



Aku kangen banget nulis. Rasanya udah puluhan tahun gak kenal kertas sama pena. Kangen banget sama toots keyboardku. Laptop tua ini, beberapa bulan terakhir hanya buat Facebookan, dengarin musik, dan terkadang ngerjain tugas sekolah. Aku udah gak pernah lagi bikin cerpen, bahkan nulis diary pun enggak.

Jadi, ya gini deh hasilnya. Kaku. Bahasanya nggak luwes. Dan nggak bisa ngalir dengan ringan. Jadi terasa berat dan sulit. Padahal hanya menulis. Hanya mengeluarkan uneg-uneg ke dalam bentuk tulisan. Tapi sekarang begitu sulit buatku.

Aku bingung mau menulis apa. Aku nggak tahu harus mulai dari mana. Bahkan rasanya jari-jari tanganku harus mengulang untuk mengenali huruf demi huruf di atas papan keyboard. Oh Tuhan, maafkanlah aku yang telah lalai. Yang telah malas dalam menulis.

Tapi ya sudahlah, yang berlalu biarlah berlalu. Toh aku masih tetap bisa menulis. Walaupun aku harus memulai lagi dari awal. Nggak masalah. Yang penting sekarang adalah menulis. Karena menulis itu penting sekali. Baik untuk sekarang maupun untuk masa depan. Tulisan yang kita tulis sekarang menjadi tonggak sejarah di masa depan kelak.

Menulis juga bisa menambah kecerdasan. Karena dengan menulis otak kita dituntut untuk berpikir, mengingat, sekaligus berkarnya. Wah, luar biasa bukan. Maka dari itu sayang sekali apabila budaya menulis ini ditinggalkan.

Apalagi belakangan ini aku mengalami penurunan IQ. Ya. IQ-ku turun 6 point. Aku coba tes IQ pakai game psikotes berbasis multimedia flash yang ada di laptopku, dulu hasilnya 118, dan kemarin setelah aku coba lagi ternyata hasinya tinggal.... 112!!!

Bisa dibayangkan betapa bodohnya aku sekarang bukan? Tapi jangan bilang begitu. Enggak boleh mengatakan bahwa diri sendiri adalah bodoh. Nanti bisa mempengaruhi alam bawah sadar menjadi pesimis.

Okelah, cukup segini dulu permulaanku. Aku mulai dari awal. :)

No comments:

Post a Comment